Batik secara umum terinspirasi dari unsur budaya dan filosofi kehidupan. Batik Madura sebagai bagian dari Batik Nusantara terus dijaga keberadaannya turun-temurun lintas generasi. Namun, pengaruh perkembangan zaman dan inovasi teknologi menghadirkan hal-hal baru di batik Madura. Dalam satu sisi batik semakin populer di masyarakat, namun di sisi lain muncul keprihatinan terkait orisinalitas corak batik. Fenomena tersebut dianggap berimbas pada eksistensi corak batik tradisional yang telah ada sejak ratusan tahun di nusantara. Batik menarik untuk dikaji sebagai entitas budaya yang diharapkan mempertahankan tata aturan leluhur dalam proses pembuatannya. Meskipun telah banyak artikel tentang batik, namun masih sedikit membahas tentang corak batik. Sehingga artikel ini memiliki urgensi dalam memperkaya literasi tentang corak batik. Dalam artikel ini data diperoleh melalui observasi, artikel literatur, dan wawancara dengan pembatik, kemudian diambil kesimpulan berdasar analisis data. Hasilnya adalah munculnya corak batik modern sebagai imbas permintaan pasar. Sehingga berdampak pada eksistensi corak tradisional Batik Madura yang semakin tergeser corak batik komtemporer. Fakta lain adalah Keberadaan batik printing yang berdampak pada eksistensi rumah batik tradisional. Corak batik tradisional akan semakin jarang dibuat sehingga terlupakan atau bahkan hilang.
Artikel penuh bisa dilihat di Satwika : Kajian Ilmu Budaya dan Perubahan Sosial
Tidak ada komentar:
Posting Komentar